12 matahari memutih dari setiap ujung kaki
segenggam dupa mengalun diujung jalan
menjunjung ratusan manusia tinggi menuju hakiki
saat durjana melesak lebam ditengah penapian
10 gagak berteriak menghantar himpun menuju biru
jejak kaki berhenti dan bersimpuh syahdu mengiris mimpi
sekian depa langkah melaju dua bidak tetap tak teradu
segenggaman pasir itu masih dipegang erat bersama api
22:45 malam empat tahun lalu dipersimpangan itu tawa renyah menggelegar
bersambut dendam yang begitu hingar terus meretas dan mengakar
beradu dengan jutaan paku dan literan bensin yang terbakar
menghanguskan 202 daging yang seharusnya tak tergegar
sebuah fable tentang hidup ribuan manusia dipulau indah ini terus menggelepar
salamati,
akuluka.net